Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
uin-alauddin.ac.id Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Civitas Akademika Prodi SPI Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Civitas Akademika Prodi SPI Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Gowa - Civitas akademika Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Alauddin Makassar turut menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan pada 24 Agustus 2026 di Training Center Sultan Alauddin Hotel dan Convention. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika UIN Alauddin Makassar sebagai bagian dari agenda keagamaan dan pembinaan spiritual di lingkungan perguruan tinggi.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia” dengan tagline “Salawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Indonesia.” Tema tersebut menjadi pesan utama dalam kegiatan untuk mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak hanya diwujudkan melalui ungkapan kecintaan dan salawat, tetapi juga melalui upaya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari serta berkontribusi dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kehadiran civitas akademika Prodi Sejarah Peradaban Islam dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari partisipasi program studi dalam agenda bersama keluarga besar UIN Alauddin Makassar. Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Prodi SPI turut hadir bersama civitas akademika dari berbagai fakultas dan program studi lainnya. Kehadiran seluruh unsur akademik tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperingati salah satu momentum penting dalam tradisi keislaman.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki makna penting bagi kehidupan akademik, khususnya dalam membangun karakter dan akhlak sivitas akademika. Rasulullah SAW tidak hanya dikenal sebagai pembawa risalah Islam, tetapi juga sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang berlandaskan kejujuran, amanah, kasih sayang, keadilan, kesabaran, dan penghormatan terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi dalam kehidupan perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter manusia.

Tema “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia” memberikan penekanan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Keteladanan Rasulullah dapat menjadi landasan moral bagi civitas akademika dalam menjalankan berbagai aktivitas, baik dalam proses pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun dalam kehidupan sosial.

Sementara itu, tagline “Salawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Indonesia” memperluas makna peringatan Maulid dari sekadar kegiatan keagamaan menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap bangsa. Salawat kepada Rasulullah SAW menjadi ekspresi spiritual, sedangkan keteladanan beliau menjadi pedoman untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Bagi Prodi Sejarah Peradaban Islam, kegiatan tersebut juga memiliki relevansi dengan bidang keilmuan yang dikembangkan. Kajian sejarah Islam tidak hanya membahas peristiwa dan perkembangan peradaban, tetapi juga mempelajari keteladanan tokoh-tokoh dalam sejarah Islam serta nilai-nilai yang membentuk perkembangan masyarakat dan peradaban. Peringatan Maulid menjadi salah satu ruang untuk menghubungkan pemahaman sejarah Nabi Muhammad SAW dengan kehidupan masyarakat kontemporer.

Kegiatan yang dilaksanakan di Training Center Sultan Alauddin Hotel dan Convention tersebut sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi seluruh civitas akademika UIN Alauddin Makassar. Kehadiran sivitas akademika dari berbagai unsur menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi sarana memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan universitas.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, civitas akademika Prodi SPI diharapkan dapat semakin memahami pentingnya keteladanan Rasulullah SAW dalam menjalankan kehidupan akademik maupun kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai akhlak yang ditunjukkan Rasulullah dapat menjadi inspirasi dalam membangun budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas, kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

Peringatan tersebut juga menjadi momentum untuk merefleksikan peran perguruan tinggi dalam kehidupan kebangsaan. Sebagai lembaga pendidikan, UIN Alauddin Makassar memiliki tanggung jawab untuk melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat. Dalam konteks tersebut, keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi salah satu sumber nilai dalam membentuk insan akademik yang berilmu sekaligus berakhlak.

Keikutsertaan civitas akademika Prodi Sejarah Peradaban Islam dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 24 Agustus 2026 menjadi wujud partisipasi dalam agenda keagamaan universitas sekaligus momentum memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebangsaan. Melalui tema “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia,” kegiatan tersebut mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kecintaan kepada Rasulullah SAW sebagai dorongan untuk menghadirkan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat “Salawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Indonesia,” peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan inspirasi bagi seluruh civitas akademika UIN Alauddin Makassar untuk terus meneladani akhlak Rasulullah SAW serta mengambil peran dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan kehidupan Indonesia yang lebih baik.