Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
uin-alauddin.ac.id Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Dosen Prodi SPI UIN Alauddin Makassar Ikuti Pengukuhan Pengurus APSII Periode 2026-2028

Dosen Prodi SPI UIN Alauddin Makassar Ikuti Pengukuhan Pengurus APSII Periode 2026-2028

Gowa - Dosen Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar turut berpartisipasi dalam kegiatan Pengukuhan Pengurus Asosiasi Program Studi Sejarah Islam se-Indonesia (APSII) periode 2026–2028. Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Sejarawan Islam untuk Indonesia Berbudaya” tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Jumat, 11 September 2026, pukul 19.00 WIB.

Keikutsertaan dosen Prodi SPI dalam pengukuhan pengurus APSII menjadi bagian dari komitmen program studi dalam memperkuat jejaring akademik dan kelembagaan di tingkat nasional. APSII merupakan wadah yang mempertemukan berbagai Program Studi Sejarah Islam dari perguruan tinggi di Indonesia untuk membangun sinergi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang sejarah Islam.

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam pamflet kegiatan, pengukuhan pengurus APSII periode 2026–2028 menghadirkan sejumlah tokoh sebagai bagian dari rangkaian acara. Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan dan arahan dari Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Dr. Restu Gunawan, M.Hum., serta sambutan dari Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan, Endah Budi Heryani, S.S., M.M.

Adapun kepengurusan APSII periode 2026–2028 dipimpin oleh Dr. Zakiya Darajat, M.A. sebagai Ketua Umum. Posisi Sekretaris Umum dipercayakan kepada Aan Budianto, S.Pd., M.A., sementara Bendahara Umum dijabat oleh Dr. Erasiah, S.Hum., M.A. Pengukuhan kepengurusan ini menandai dimulainya masa kerja baru APSII dalam menjalankan program-program organisasi dan memperkuat peran program studi sejarah Islam di Indonesia.

Dalam kepengurusan APSII tersebut, sejumlah dosen Prodi Sejarah Peradaban Islam UIN Alauddin Makassar juga turut mengambil bagian sebagai pengurus. Mereka terdiri atas Ketua Prodi SPI, Chaerul Mundzir Muchtar Lutfi, M.Hum., Sekretaris Prodi SPI, Dr. Muhammad Arif, M.Hum., serta beberapa dosen Prodi SPI lainnya, yaitu Dr. Aksa, M.Pd., Dr. H. Lydia Megawati, M.Hum., dan Mastanning, S.Hum., M.Hum.

Keterlibatan pimpinan dan dosen Prodi SPI UIN Alauddin Makassar dalam kepengurusan APSII menjadi representasi aktif sivitas akademika dalam organisasi profesi dan asosiasi keilmuan sejarah Islam di tingkat nasional. Kehadiran tersebut diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antarprogram studi, baik dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian sejarah, maupun kegiatan akademik lainnya.

Pengukuhan pengurus APSII juga menjadi momentum penting bagi para pengelola program studi sejarah Islam untuk merespons berbagai perkembangan dan tantangan keilmuan pada masa kini. Perubahan teknologi, perkembangan kajian sejarah, kebutuhan dunia pendidikan, serta tuntutan penguatan identitas kebudayaan menjadi sejumlah aspek yang membutuhkan perhatian bersama dari para akademisi dan pengelola program studi.

Melalui tema “Sinergi Sejarawan Islam untuk Indonesia Berbudaya”, APSII menegaskan pentingnya kerja sama antara akademisi, institusi pendidikan, dan pemangku kepentingan kebudayaan dalam memperkuat pemahaman sejarah Islam di Indonesia. Sejarah tidak hanya dipandang sebagai kajian masa lalu, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang memiliki relevansi dalam membangun kehidupan masyarakat yang berbudaya dan berkarakter.

Bagi Prodi SPI UIN Alauddin Makassar, partisipasi dalam kegiatan ini sejalan dengan upaya memperluas kontribusi akademik dalam pengembangan ilmu sejarah dan peradaban Islam. Keterlibatan dosen sebagai bagian dari kepengurusan APSII diharapkan dapat memperkuat posisi Prodi SPI dalam jejaring akademik nasional serta meningkatkan peluang kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi yang memiliki konsentrasi keilmuan serupa.

Selain itu, keikutsertaan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan profesionalisme dosen dan pengembangan institusi melalui organisasi keilmuan. Kolaborasi antarprogram studi sejarah Islam diharapkan mampu menghasilkan berbagai gagasan dan program yang memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan sejarah Islam di Indonesia.

Dengan dikukuhkannya Pengurus APSII periode 2026–2028, Prodi Sejarah Peradaban Islam UIN Alauddin Makassar berharap organisasi ini dapat menjalankan amanahnya secara optimal dalam memperkuat sinergi akademik, meningkatkan kualitas keilmuan, serta memperluas kontribusi sejarawan Islam bagi pembangunan kebudayaan Indonesia.

Partisipasi Ketua Prodi, Sekretaris Prodi, dan dosen Prodi SPI dalam kepengurusan APSII menjadi bukti komitmen program studi untuk terus aktif dalam forum-forum akademik nasional. Melalui keterlibatan tersebut, Prodi SPI UIN Alauddin Makassar turut mengambil peran dalam membangun jejaring keilmuan sejarah Islam yang semakin solid, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan perkembangan zaman.