Gowa - Mahasiswa baru Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di tingkat Program Studi pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Museum Prodi Sejarah Peradaban Islam tersebut menjadi rangkaian lanjutan pengenalan mahasiswa baru setelah sebelumnya mengikuti PBAK di tingkat universitas dan Fakultas Adab dan Humaniora.
Pelaksanaan PBAK di lingkungan Prodi SPI menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik program studi yang akan menjadi ruang utama mereka dalam menjalani proses pendidikan selama menempuh studi. Kegiatan ini juga mempertemukan mahasiswa baru dengan pimpinan dan dosen Prodi SPI sehingga tercipta interaksi awal antara mahasiswa dengan civitas akademika program studi.
Kegiatan PBAK dihadiri oleh Ketua Prodi Sejarah Peradaban Islam, Chaerul Mundzir Muchtar Lutfi, M.Hum., Sekretaris Prodi Dr. Muhammad Arif, M.Hum., serta para dosen Prodi SPI. Kehadiran pimpinan dan dosen tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pengenalan kepada mahasiswa baru mengenai lingkungan akademik, proses pembelajaran, serta kehidupan kemahasiswaan di Prodi Sejarah Peradaban Islam.
Berbeda dengan kegiatan pengenalan pada umumnya yang berlangsung di ruang pertemuan, PBAK tingkat Prodi SPI dilaksanakan di Museum Prodi Sejarah Peradaban Islam. Pemilihan museum sebagai lokasi kegiatan memiliki nilai tersendiri karena mahasiswa baru secara langsung diperkenalkan dengan salah satu fasilitas yang menjadi bagian dari identitas dan ruang akademik Prodi SPI.
Museum Prodi SPI tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan, tetapi juga menjadi ruang pengenalan awal mahasiswa terhadap sejarah dan warisan budaya yang berkaitan dengan kajian Sejarah Peradaban Islam. Dengan berada langsung di lingkungan museum, mahasiswa baru mendapatkan pengalaman untuk mengenal salah satu ruang yang dapat mendukung proses pembelajaran dan pengembangan wawasan mereka selama menjadi mahasiswa SPI.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan Prodi Sejarah Peradaban Islam beserta civitas akademik yang akan mendampingi mereka selama proses pendidikan. Pengenalan tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya memahami ruang fisik kampus, tetapi juga mengenal unsur-unsur akademik yang terdapat di dalam program studi.
PBAK tingkat program studi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk memahami bahwa kehidupan akademik di perguruan tinggi memiliki karakter yang berbeda dengan jenjang pendidikan sebelumnya. Mahasiswa dituntut untuk lebih mandiri dalam mengikuti perkuliahan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, aktif dalam kegiatan akademik, serta bertanggung jawab terhadap proses pendidikan yang dijalani.
Bagi mahasiswa baru Prodi SPI, pemahaman tersebut menjadi bekal awal sebelum memasuki kegiatan perkuliahan. Sebagai mahasiswa Sejarah Peradaban Islam, mereka akan berhadapan dengan berbagai kajian mengenai sejarah, peradaban, Islam, kebudayaan, serta dinamika masyarakat dari masa ke masa. Proses pembelajaran tersebut membutuhkan ketertarikan terhadap sejarah sekaligus kemampuan untuk membaca berbagai fenomena secara kritis dan kontekstual.
Kehadiran para dosen dalam kegiatan PBAK juga memperlihatkan komitmen Prodi SPI dalam membangun komunikasi awal dengan mahasiswa baru. Interaksi antara dosen dan mahasiswa sejak masa pengenalan diharapkan dapat menciptakan suasana akademik yang lebih terbuka dan mendukung proses adaptasi mahasiswa terhadap kehidupan perguruan tinggi.
Selain mengenal pimpinan dan dosen, mahasiswa baru juga memiliki kesempatan untuk mengenal Prodi SPI sebagai lingkungan akademik tempat mereka akan mengembangkan pengetahuan dan keterampilan. Pengenalan terhadap program studi sejak awal diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami arah pendidikan yang akan ditempuh serta berbagai peluang pengembangan diri yang tersedia.
Pelaksanaan PBAK di Museum Prodi SPI pada Jumat, 4 September 2026, dengan demikian tidak hanya menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses membangun kedekatan antara mahasiswa dengan program studi sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik yang akan menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan mereka.
Bagi Prodi Sejarah Peradaban Islam, kehadiran mahasiswa baru merupakan bagian dari keberlanjutan proses pendidikan dan pengembangan keilmuan. Mahasiswa baru diharapkan dapat tumbuh sebagai bagian dari komunitas akademik SPI yang aktif, kritis, dan memiliki kepedulian terhadap sejarah serta kebudayaan.
Melalui kegiatan PBAK ini, mahasiswa baru Prodi SPI diharapkan semakin mengenal lingkungan program studi dan mampu beradaptasi dengan kehidupan akademik. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun semangat kebersamaan antara mahasiswa baru, pimpinan prodi, dan para dosen.
Dengan dilaksanakannya PBAK di Museum Prodi Sejarah Peradaban Islam, rangkaian pengenalan mahasiswa baru terhadap lingkungan SPI berlangsung dalam suasana akademik yang sekaligus memperkenalkan salah satu ruang penting yang dimiliki program studi. Dari museum tersebut, mahasiswa baru memulai perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar.