Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
uin-alauddin.ac.id Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Kunjungan dan Visiting Lecture Ketua Asosiasi Prodi Sejarah Peradaban Islam

Kunjungan dan Visiting Lecture Ketua Asosiasi Prodi Sejarah Peradaban Islam

Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar kembali menyelenggarakan kegiatan akademik melalui kunjungan dan Visiting Lecture Ketua Asosiasi Program Studi Sejarah Peradaban Islam, Dr. H. Ahmad Abas Musofa, M. Ag., yang dilaksanakan pada Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di Museum Prodi Sejarah Peradaban Islam.

Kegiatan tersebut disambut langsung oleh Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, dosen SPI, dan mahasiswa Prodi Sejarah Peradaban Islam. Kehadiran Ketua Asosiasi Prodi SPI menjadi momentum penting dalam memperkuat jejaring akademik sekaligus pengembangan keilmuan sejarah peradaban Islam di lingkungan perguruan tinggi.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Sejak awal kegiatan, para mahasiswa dan dosen terlihat aktif mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan penyambutan tamu, pengenalan Museum Prodi SPI, serta diskusi akademik mengenai perkembangan studi sejarah peradaban Islam di Indonesia. Dalam sambutannya, pimpinan Prodi SPI menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dr. Ahmad Abas Musofa ke lingkungan Prodi SPI UIN Alauddin Makassar. Menurutnya, kegiatan Visiting Lecture seperti ini menjadi bagian penting dalam penguatan atmosfer akademik dan peningkatan wawasan mahasiswa maupun dosen terkait perkembangan keilmuan sejarah Islam kontemporer.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dinilai sebagai ruang silaturahmi akademik antara Prodi SPI UIN Alauddin Makassar dengan jaringan asosiasi program studi sejarah peradaban Islam di Indonesia. Melalui kolaborasi dan komunikasi akademik yang baik, diharapkan program studi mampu terus berkembang dan beradaptasi dengan tantangan pendidikan tinggi saat ini.

Dalam sesi Visiting Lecture, Dr. Ahmad Abas Musofa menyampaikan materi mengenai pentingnya penguatan studi sejarah peradaban Islam di tengah perkembangan dunia modern dan digitalisasi pengetahuan. Ia menekankan bahwa mahasiswa sejarah tidak hanya dituntut memahami peristiwa masa lalu, tetapi juga harus mampu membaca dinamika sosial dan budaya kontemporer melalui perspektif sejarah.

Ia juga menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi saat ini membuka peluang besar bagi mahasiswa sejarah untuk mengembangkan riset, dokumentasi, dan publikasi sejarah dalam bentuk yang lebih kreatif dan inovatif. Menurutnya, penguasaan metodologi sejarah yang baik harus diimbangi dengan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan media dan teknologi digital.

Dalam pemaparannya, Dr. Ahmad Abas Musofa turut mendorong mahasiswa SPI untuk aktif melakukan penelitian sejarah lokal dan pelestarian budaya daerah sebagai bagian dari upaya menjaga identitas dan memori kolektif masyarakat. Ia menilai bahwa sejarah lokal memiliki kontribusi penting dalam memperkaya khazanah sejarah Islam di Indonesia.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa terkait tantangan studi sejarah, peluang karier lulusan SPI, hingga pengembangan riset sejarah Islam di era digital. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mahasiswa dalam dialog akademik bersama narasumber.

Selain pelaksanaan kuliah tamu, kegiatan kunjungan tersebut juga diisi dengan peninjauan Museum Prodi SPI yang menjadi salah satu ruang edukasi dan dokumentasi sejarah di lingkungan program studi. Museum tersebut menyimpan berbagai koleksi dan dokumentasi yang berkaitan dengan sejarah, budaya, dan perkembangan peradaban Islam.

Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan harapan agar kunjungan dan Visiting Lecture seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurut mereka, kegiatan akademik yang melibatkan tokoh dan akademisi nasional mampu memberikan motivasi sekaligus memperluas wawasan mahasiswa dalam pengembangan studi sejarah.

Melalui kegiatan ini, Prodi Sejarah Peradaban Islam kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya akademik yang aktif, terbuka, dan kolaboratif. Kehadiran Ketua Asosiasi Prodi SPI diharapkan mampu memperkuat semangat dosen dan mahasiswa dalam mengembangkan kajian sejarah peradaban Islam yang relevan, kritis, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Kegiatan kunjungan dan Visiting Lecture tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi informal antara dosen, mahasiswa, dan narasumber. Momentum ini menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan akademik serta memperkuat posisi Prodi SPI sebagai ruang pengembangan keilmuan sejarah dan peradaban Islam di lingkungan UIN Alauddin Makassar.