Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
uin-alauddin.ac.id Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Tiga Dosen CPNS Prodi SPI Resmi Dilantik Menjadi PNS

Tiga Dosen CPNS Prodi SPI Resmi Dilantik Menjadi PNS

GOWA-Kabar membanggakan datang dari Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Tiga dosen CPNS Prodi SPI resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pegawai Negeri Sipil lingkup UIN Alauddin Makassar yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026. Mereka adalah Dr. Riswandi, M. Hum., St. Maisyah Maisyah Nur Ali, S. Hum., M. Hum., dan Elza Ramona, S. Hum., M. Hum.

Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Senat Lantai IV Gedung Rektorat UIN Alauddin Makassar dan diikuti oleh 88 CPNS dari berbagai unit dan fakultas di lingkungan UIN Alauddin Makassar. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para dosen dan tenaga kependidikan yang telah menyelesaikan masa pengabdian sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil dan resmi mengemban amanah sebagai aparatur sipil negara. Prosesi pelantikan dilaksanakan secara khidmat dan dihadiri pimpinan universitas, pejabat struktural, serta para peserta pelantikan. Dalam kegiatan tersebut, Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memberikan sambutan dan arahan secara daring kepada seluruh peserta yang dilantik di berbagai satuan kerja Kementerian Agama.

Dalam arahannya, Menteri Agama menyampaikan pesan penting kepada seluruh PNS yang baru dilantik agar senantiasa menjaga sikap ISTIQOMAH dalam menjalankan tugas dan pengabdian sebagai aparatur negara. Menurutnya, nilai ISTIQOMAH bukan hanya sekadar konsep moral, tetapi juga pedoman hidup dan etika kerja yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menteri Agama menjelaskan bahwa ISTIQOMAH memiliki makna mendalam di setiap hurufnya. Huruf “I” dimaknai sebagai Ikhlas dalam menjalankan tugas dan pengabdian. “S” berarti Sabar dalam menghadapi tantangan dan dinamika pekerjaan. “T” dimaknai sebagai Tawadhu atau rendah hati dalam bersikap dan berinteraksi dengan sesama. Selanjutnya, huruf “I” kembali dimaknai sebagai Istiqamah dalam menjaga konsistensi pengabdian, sedangkan huruf “Q” berarti Qana’ah atau merasa cukup serta bersyukur atas apa yang dimiliki. Huruf “A” dimaknai sebagai Amanah, yakni menjaga kepercayaan dan tanggung jawab yang diberikan negara dan masyarakat.

Menteri Agama juga menekankan bahwa seseorang tidak dapat disebut beriman apabila tidak memiliki sifat amanah. Menurutnya, rasa aman dalam kehidupan sosial akan lahir dari sikap jujur dan tanggung jawab yang dimiliki setiap individu. Huruf berikutnya, “A”, dimaknai sebagai Akhlak, yakni pentingnya menjaga perilaku dan etika dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Sementara huruf terakhir, “H”, dimaknai sebagai Hikmah, yaitu kemampuan mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan akal dan kebeningan batin. Menteri Agama menegaskan bahwa apabila nilai-nilai ISTIQOMAH diterapkan secara konsisten, maka seseorang akan memperoleh kesuksesan tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.

Pelantikan tersebut menjadi momen bersejarah bagi tiga dosen Prodi SPI yang kini resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil. Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi Program Studi Sejarah Peradaban Islam dan Fakultas Adab dan Humaniora.

Pimpinan Prodi SPI menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para dosen yang telah resmi dilantik sebagai PNS. Menurutnya, pelantikan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga berharap para dosen yang baru dilantik dapat menjaga profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu, nilai-nilai yang disampaikan Menteri Agama diharapkan mampu menjadi landasan moral dalam menjalankan amanah sebagai ASN.

Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen UIN Alauddin Makassar dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia. Dengan bertambahnya dosen PNS di lingkungan Prodi SPI, diharapkan kualitas layanan akademik dan pengembangan keilmuan di bidang sejarah peradaban Islam dapat semakin meningkat. Melalui momentum tersebut, Prodi Sejarah Peradaban Islam optimistis dapat terus berkembang menjadi program studi yang unggul dan berdaya saing, didukung oleh sumber daya dosen yang kompeten, profesional, dan memiliki semangat pengabdian yang kuat kepada institusi, masyarakat, dan bangsa.