Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
uin-alauddin.ac.id Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
12 Wisudawan SPI Ikuti Ramah Tamah Fakultas Adab dan Humaniora Angkatan 116

12 Wisudawan SPI Ikuti Ramah Tamah Fakultas Adab dan Humaniora Angkatan 116

Sebanyak 12 wisudawan Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) turut menghadiri kegiatan Ramah Tamah Fakultas Adab dan Humaniora Angkatan ke-116 yang diselenggarakan pada 11 Februari 2026 di Claro Hotel. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian prosesi wisuda yang menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi antara pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta para wisudawan dan keluarganya. Acara Ramah Tamah berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebanggaan. Dekan Fakultas Adab dan Humaniora dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian para lulusan yang telah menyelesaikan studi dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Ia menekankan bahwa para wisudawan tidak hanya dituntut untuk menjadi sarjana yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dari 12 wisudawan SPI yang mengikuti kegiatan tersebut, salah satu capaian membanggakan diraih oleh Magfira, S.Hum. Ia berhasil menorehkan prestasi sebagai lulusan terbaik kelima tingkat universitas dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92 dan predikat Cumlaude. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga bagi Program Studi Sejarah Peradaban Islam serta Fakultas Adab dan Humaniora secara umum. Keberhasilan Magfira tidak terlepas dari konsistensi akademik serta ketekunannya dalam menyelesaikan tugas akhir. Ia mempertahankan skripsi berjudul “Peran Pondok Pesantren Miftahul Ulum Datara terhadap Pengembangan Islam di Desa Datara Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.” Penelitian tersebut mengkaji kontribusi lembaga pendidikan pesantren dalam penguatan pemahaman keislaman, pembinaan moral masyarakat, serta peran sosial-keagamaan pesantren dalam konteks lokal.

Dalam penelitiannya, Magfira menyoroti bagaimana Pondok Pesantren Miftahul Ulum Datara tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan formal berbasis keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Pesantren tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius masyarakat Desa Datara, memperkuat praktik keislaman, serta menjadi ruang transmisi nilai-nilai keislaman yang adaptif terhadap dinamika sosial. Kajian yang dilakukan Magfira mencerminkan karakter keilmuan Program Studi Sejarah Peradaban Islam yang tidak hanya berfokus pada sejarah dalam arti kronologis, tetapi juga menempatkan sejarah sebagai instrumen analisis sosial dan kultural. Melalui pendekatan historis dan sosial-keagamaan, penelitian ini memperlihatkan bagaimana institusi pesantren berperan dalam perkembangan Islam di tingkat lokal serta relevansinya dalam konteks kekinian. Ketua Program Studi Sejarah Peradaban Islam menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian para wisudawan, khususnya atas prestasi yang diraih Magfira. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa SPI mampu bersaing di tingkat universitas sekaligus menunjukkan kualitas akademik yang unggul. Ia juga berharap para lulusan dapat menjadi representasi intelektual muslim yang mampu berkontribusi dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan Ramah Tamah ini juga menjadi ajang refleksi atas perjalanan akademik para mahasiswa selama menempuh pendidikan di SPI. Berbagai dinamika perkuliahan, penelitian lapangan, diskusi ilmiah, hingga proses penyusunan skripsi menjadi bagian dari pengalaman intelektual yang membentuk karakter dan kompetensi lulusan. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi Sejarah Peradaban Islam dalam melahirkan sarjana yang tidak hanya memahami periodisasi dan dinamika sejarah Islam secara komprehensif, tetapi juga mampu menganalisis realitas sosial-keagamaan secara kontekstual. Prestasi yang diraih oleh para wisudawan Angkatan 116 diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa aktif untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan kontribusi keilmuan. Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Ramah Tamah Angkatan 116, mereka kini bersiap melangkah ke fase berikutnya, baik melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi maupun terjun langsung ke tengah masyarakat. Program Studi Sejarah Peradaban Islam mendoakan agar seluruh lulusan senantiasa diberi kemudahan, kesuksesan, serta mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai keilmuan dan keislaman dalam setiap langkah pengabdian mereka.