Dosen Ilmu Perpustakaan Menjadi Narasumber pada Temu Teknis Pengembangan Perpustakaan Kementerian Pertanian

  • 06 Februari 2024
  • 11:12 WITA
  • Administrator
  • Berita

Gowa, 5 Februari 2024 - Dalam upaya meningkatkan pengelolaan perpustakaan yang efisien dan mendukung keberhasilan program Smart Library, Kementerian Pertanian Pusat Perpustakaan dan Literasi Pertanian menyelenggarakan Temu Teknis Pengembangan dan Pengelolaan Perpustakaan Mendukung Smart Library di wilayah Timur. Acara yang digelar pada Senin, 5 Februari 2024, di Hotel Santika Makassar ini menghadirkan para pustakawan dari berbagai unit di bawah Kementerian Pertanian.

Salah satu sorotan utama dari kegiatan ini adalah kehadiran Dr. Muh. Quraisy Mathar, S. Sos., M. Hum, seorang Dosen Ilmu Perpustakaan dari UIN Alauddin Makassar. Dr. Muh. Quraisy Mathar, yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam bidang perpustakaan, menjadi narasumber dengan menyajikan materi terkait "Pengelolaan Perpustakaan Menuju Layanan Prima".

Dalam presentasinya, Dr. Muh. Quraisy Mathar membahas beragam strategi dan praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna. Ia juga berbagi wawasan tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam mengelola perpustakaan modern.


Kehadiran Dr. Muh. Quraisy Mathar sebagai narasumber di acara ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi para peserta. Materi yang disampaikannya tidak hanya memberikan pemahaman yang mendalam tentang pengelolaan perpustakaan, tetapi juga memberikan inspirasi dan motivasi bagi para pustakawan untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan mereka.

Peserta yang hadir pada kegiatan ini adalah pustakawan dari berbagai unit di bawah Kementerian Pertanian yang beroperasi di wilayah Timur. Mereka aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi dan bertukar pengalaman, sehingga tercipta suasana yang produktif dan kolaboratif.

Diharapkan, hasil dari Temu Teknis Pengembangan dan Pengelolaan Perpustakaan ini akan memberikan kontribusi positif dalam pengembangan perpustakaan di lingkungan Kementerian Pertanian, khususnya di wilayah Timur. Kolaborasi antara para pustakawan dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat memperkuat infrastruktur perpustakaan dan meningkatkan aksesibilitas informasi bagi masyarakat.

Acara serupa diharapkan dapat terus diselenggarakan secara berkala guna memperkuat jaringan kolaborasi antara para praktisi perpustakaan serta terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di seluruh Indonesia.