Gowa – Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar menerima kunjungan dosen peneliti dari Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan penelitian yang berfokus pada pengembangan dan implementasi kurikulum yang terintegrasi dengan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan ilmu perpustakaan.
Pertemuan ini menjadi ruang akademik untuk bertukar informasi dan pengalaman mengenai perkembangan kurikulum Ilmu Perpustakaan di tengah perubahan teknologi yang semakin cepat. Integrasi AI dalam pembelajaran menjadi salah satu isu penting karena perkembangan teknologi tersebut turut memengaruhi kompetensi yang dibutuhkan lulusan bidang perpustakaan, informasi, dan kearsipan.
Dalam kunjungan tersebut, tim peneliti berdiskusi dengan pihak Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan kurikulum, khususnya kesiapan program studi dalam merespons perkembangan teknologi AI. Pembahasan mencakup pengalaman pembelajaran yang berkaitan dengan teknologi informasi, kebutuhan kompetensi digital mahasiswa, serta peluang pengembangan mata kuliah yang dapat mengintegrasikan pemanfaatan AI secara akademis dan etis.
Kajian mengenai kurikulum terintegrasi AI menjadi semakin relevan bagi pendidikan Ilmu Perpustakaan. Perubahan teknologi menuntut perguruan tinggi tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan pengelolaan informasi secara konvensional, tetapi juga dengan kemampuan memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan teknologi digital secara kritis. Kompetensi tersebut penting agar lulusan mampu beradaptasi dengan kebutuhan perpustakaan dan lembaga informasi yang semakin terdigitalisasi.
Kunjungan ini juga memperkuat ruang kolaborasi akademik antarp perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan pendidikan Ilmu Perpustakaan. Pertukaran pengalaman dan praktik akademik diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap memperhatikan prinsip akademik, etika, dan kebutuhan pengguna informasi.
Bagi Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman sekaligus memberikan kontribusi dalam kajian pengembangan kurikulum Ilmu Perpustakaan di era kecerdasan buatan. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat terus berkembang melalui kegiatan penelitian, pertukaran pengetahuan, dan kerja sama akademik lainnya.
Melalui kegiatan penelitian dan diskusi akademik tersebut, kedua institusi menunjukkan komitmen untuk terus mendorong pendidikan Ilmu Perpustakaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Integrasi AI diharapkan dapat dilakukan secara terarah, kritis, dan bertanggung jawab sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta kompetensi lulusan di bidang perpustakaan dan informasi.
Editor & Visual Thumbnail: Bayu
Sumber Foto: Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar