Sulawesi Selatan– Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam hilirisasi ilmu pengetahuan ke tengah masyarakat. Melalui akselerasi program pengabdian, Dr. Nasrullah, S.I.P., M.I.P., salah satu dosen senior jurusan Ilmu Perpustakaan, dipercaya menjadi narasumber utama dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di dua daerah strategis Sulawesi Selatan: Kabupaten Bone dan Kabupaten Pinrang.
Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata kampus dalam mempersiapkan masyarakat sipil, tenaga pendidik, dan pustakawan daerah agar lebih resilien (tangguh) di tengah hantaman disrupsi informasi digital.
Rangkaian kegiatan diawali di Kabupaten Bone yang berlangsung maraton pada 11–13 Mei 2026. Bertempat di Aula Lapababbari Mattemmu Page, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bone, acara ini mengumpulkan puluhan pustakawan, guru, serta pegiat literasi dari berbagai penjuru daerah.
Dalam pemaparannya, Dr. Nasrullah menyajikan peta jalan (roadmap) literasi informasi yang dikemas secara praktis namun teoretis secara akademis. Materi yang dibedah meliputi:
- Formulasi Kebutuhan: Mengidentifikasi dan memetakan informasi yang benar-benar dibutuhkan.
- Arsitektur Penelusuran: Strategi searching tingkat lanjut untuk menemukan sumber referensi yang valid dan kredibel.
- Sintesis & Evaluasi Kritis: Melakukan kurasi data guna memisahkan fakta ilmiah dari bias informasi.
- Etika Diseminasi: Tata cara penyebaran informasi secara bertanggung jawab di ruang publik.
Agenda ilmiah di Bone ini juga diperkuat oleh kolaborasi akademisi UIN Alauddin lainnya, yakni Dr. Irsan, S.I.P., M.IP. dan Syamsul Arif, S.Sos., M.A., dengan fasilitasi moderator dari tim ahli: A. Sultan Agung, S.Pd., Gr., Muh. Arif Ridha, M.I.Kom., dan Muh. Asmar Hidayat, S.Pd.
Usai merampungkan agenda di Bone, estafet edukasi berlanjut ke Kabupaten Pinrang pada Rabu, 13 Mei 2026. Bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pinrang, Dr. Nasrullah kembali mengedukasi peserta mengenai pentingnya kecakapan berpikir kritis (critical thinking) di era siber.
Di hadapan peserta yang interaktif, beliau menekankan bahwa literasi informasi bukan lagi sekadar keterampilan membaca, melainkan instrumen pertahanan diri dari hoaks dan manipulasi data digital. Diskusi berlangsung hidup dengan tingginya antusiasme peserta dalam membedah studi kasus lokal.
Keterlibatan aktif dosen ini menegaskan peran penting Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar sebagai epicentrum of knowledge yang tidak hanya bergerak di dalam menara gading kampus, melainkan menyentuh langsung akar rumput.
Melalui transfer pengetahuan (knowledge transfer) ini, jurusan berkomitmen penuh mendukung peningkatan kualitas SDM, merangsang pertumbuhan indeks literasi masyarakat, serta mewujudkan ekosistem digital yang sehat dan edukatif di Sulawesi Selatan.
Editor & Desain Thumbnail : Bayu
Keywords: Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Jurusan Perpustakaan, Literasi Informasi Kab.Bone dan Pinrang.