Makassar — Pimpinan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) bersama para ketua dan sekretaris program studi turut mengikuti Rapat Kerja (Raker) UIN Alauddin Makassar bertajuk “Akselerasi Transformasi UIN Alauddin Makassar: Refleksi Capaian 2025, Penguatan Konsolidasi 2026, dan Strategi Inovatif Menyongsong Keunggulan 2027”. Kegiatan strategis ini berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 20–21 Januari 2026, bertempat di Sultan Alauddin Hotel & Convention, Makassar.
Rapat
Kerja tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan
Islam (Diktis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. Dalam
sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian dan terobosan yang
telah dilakukan pimpinan UIN Alauddin Makassar. Menurutnya, langkah-langkah
inovatif yang ditempuh menunjukkan potensi besar UIN Alauddin Makassar untuk
terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi
masyarakat luas.
Sementara
itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Drs. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D.,
dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh
jajaran wakil rektor serta pimpinan unit kerja atas soliditas dan kebersamaan
yang terus terjaga. Ia menekankan bahwa kekompakan pimpinan menjadi modal
penting dalam menjalankan agenda transformasi kelembagaan secara berkelanjutan.
Rapat
Kerja hari pertama turut dihadiri sejumlah pejabat strategis di bidang
pendidikan dan keagamaan, di antaranya Kepala KPPN II Makassar Abdullah
Syahidin, Anggota Dewan Pengawas BLU Ali B. Ismail, S.E., Ak., C.A., M.M.,
CRDB, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin
Amin, M.A., Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Suyitno yang hadir
secara daring, Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Prof. Dr. M. Arskal Salim GP,
serta Staf Khusus Bidang Komunikasi Dr. Drs. Ismail Cawidu. Kehadiran para
pemangku kepentingan ini memperkaya diskusi strategis yang berlangsung dalam
forum tersebut.
Dalam
sesi pemaparan, Rektor UIN Alauddin Makassar menyampaikan berbagai isu
strategis, mulai dari persiapan masa depan mahasiswa, pelaksanaan proses
pembelajaran, hingga tantangan internasionalisasi universitas. Ia juga
menyampaikan bahwa seluruh proses pembelajaran tahun akademik 2025, baik
semester ganjil maupun genap, telah terlaksana secara 100 persen. Pembahasan
terkait internasionalisasi menjadi tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional yang
telah dilaksanakan pada Desember 2025.
Partisipasi
aktif pimpinan Fakultas Adab dan Humaniora serta program studi dalam Rapat
Kerja ini menunjukkan komitmen kuat FAH dalam mendukung agenda transformasi UIN
Alauddin Makassar. Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan visi,
sinergi, dan strategi yang solid antar pimpinan dan unit kerja, sebagai fondasi
dalam mengakselerasi transformasi kelembagaan menuju kampus unggul dan berdaya
saing pada tahun 2027.

