Gowa-Komitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dan berkualitas terus ditunjukkan oleh pimpinan Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar. Di tengah masa libur akademik, Sekretaris Jurusan Ilmu Perpustakaan, Dr. Saenal Abidin, S.I.P., M.Hum, tetap aktif mengikuti agenda pengembangan akademik dengan berpartisipasi dalam Pelatihan Penyusunan dan Implementasi Kurikulum Berbasis Capaian Pembelajaran (Outcome Based Education/OBE).
Kegiatan
pelatihan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Minggu
malam, 21 Desember 2025, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Keikutsertaan Dr.
Saenal Abidin dalam pelatihan tersebut menjadi langkah strategis bagi Jurusan
Ilmu Perpustakaan, mengingat kurikulum berbasis OBE saat ini telah menjadi
standar utama dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia.
Pendekatan
OBE menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan, yakni kemampuan konkret
yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan studi, bukan semata-mata
pada proses pembelajaran di kelas. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan
pemahaman mendalam terkait teknik penyusunan Rencana Pembelajaran Semester
(RPS) yang selaras dengan profil lulusan, serta strategi menurunkan Capaian
Pembelajaran Lulusan (CPL) ke dalam Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)
yang terukur dan aplikatif.
Partisipasi
aktif Sekretaris Jurusan dalam forum pengembangan kurikulum ini mencerminkan
keseriusan Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar dalam merespons
dinamika kebutuhan dunia kerja serta tuntutan regulasi akademik yang terus
berkembang. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari pelatihan ini
diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses evaluasi dan penyempurnaan
kurikulum jurusan ke depan.
“Pengembangan
kurikulum adalah proses yang dinamis. Kita perlu memastikan bahwa materi dan
metode pengajaran di Jurusan Ilmu Perpustakaan selalu mutakhir dan berbasis
pada kompetensi nyata yang dibutuhkan lulusan,” ujar Dr. Saenal Abidin
menegaskan urgensi kegiatan tersebut.
Meskipun
dilaksanakan pada malam hari di akhir pekan, antusiasme peserta tetap tinggi.
Hal ini menunjukkan komitmen bersama sivitas akademika, termasuk dari UIN
Alauddin Makassar, dalam mewujudkan iklim akademik yang unggul, adaptif, dan
berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

