KENDARI — Kiprah dan kepakaran akademisi Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar kembali menjangkau skala regional luar provinsi. Dr. Nasrullah, S.I.P., M.I.P., dipercaya mengampu materi strategis sebagai narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang dihelat oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Senin (21/7/2026).
Agenda peningkatan kapasitas publik yang mengusung tema "Literasi Informasi untuk Masyarakat Cerdas dan Berdaya Saing" ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kendari. Dalam arahannya, Wali Kota menekankan urgensi membangun budaya belajar sepanjang hayat (lifelong learning) guna membentengi masyarakat dari laju disrupsi teknologi dan arus informasi yang kian masif.
Dalam sesi pemaparannya di hadapan para peserta, Dr. Nasrullah menyoroti bahwa kecakapan mencari data masa kini tidak lagi cukup berhenti pada kemampuan mengakses semata. Pengguna informasi dituntut memiliki kepekaan analitis yang tinggi.
“Literasi informasi bukan hanya kemampuan mencari informasi, tetapi juga kemampuan mengevaluasi kredibilitas sumber, mengolah informasi secara kritis, serta menggunakannya secara etis dan bertanggung jawab,” ujar Dr. Nasrullah.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa ketajaman berpikir kritis adalah perisai utama dalam menangkal penyebaran berita bohong (hoaks), disinformasi, serta berbagai bentuk manipulasi digital yang marak di ruang publik.
Keterlibatan aktif dosen Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar ini kembali menegaskan manifestasi nyata pengabdian kepada masyarakat. Sinergi lintas daerah antara perguruan tinggi dan pemerintah kota ini diharapkan terus berkelanjutan guna melahirkan masyarakat yang adaptif, cerdas memilah data, serta mampu menjadikan informasi sebagai fondasi pengambilan keputusan yang berkualitas.