Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
FAH UIN Alauddin Sukses Gelar Forum Perdamaian Internasional, Kolaborasi Lintas Negara Bahas Dialog Antaragama dan Penghentian Perang

FAH UIN Alauddin Sukses Gelar Forum Perdamaian Internasional, Kolaborasi Lintas Negara Bahas Dialog Antaragama dan Penghentian Perang

GOWA — Fakultas Adab dan Humanities (FAH) UIN Alauddin Makassar sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan International Forum on Peace Talk secara hibrida bertempat di Lecture Theater (LT) FAH, Rabu. Forum internasional bergengsi ini mempertemukan para akademisi, organisasi global, dan pegiat perdamaian untuk merumuskan kolaborasi strategis mewujudkan perdamaian dunia.

Kegiatan kolaboratif ini diinisiasi bersama oleh FAH UIN Alauddin Makassar, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sumatera Utara, International Institute for Islamic Studies of Qom (Iran), serta Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) Korea Selatan. Mengusung tema “Peace Talks for the Cessation of War, Interfaith Dialogue, Cultural Understanding, and Global Cooperation for a Peaceful Future,” forum ini menegaskan komitmen bersama dalam merawat harmoni global melalui pendekatan akademik.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSU, Prof. Dr. Hasan Sazali, M.Ag., dilanjutkan dengan keynote speech sekaligus peresmian pembukaan acara oleh Dekan FAH UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Barsihannor, M.Ag., serta perwakilan HWPL.

Sesi panel menghadirkan para pembicara terkemuka dari dalam dan luar negeri, di antaranya:

  • Prof. Dr. H. Barsihannor, M.Ag. (Dekan FAH UIN Alauddin) yang memaparkan peran strategis perguruan tinggi dalam menanamkan budaya damai.

  • Nicole Anne Lopez (Koordinator Nasional HWPL Filipina) yang menyoroti pelibatan aktif generasi muda dalam membangun masyarakat damai.

  • Prof. Dr. H. Zainul Fuad, M.A. (Direktur Alfarabi Learning Center) yang mengupas tuntas harmoni keagamaan dan kohesi sosial.

  • Dr. Qasem Muhammadi (International Institute for Islamic Studies of Qom, Iran) yang membawakan perspektif Islam terhadap isu geopolitik dan resolusi konflik.

Jajaran dosen dan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris (BSI) FAH tampak antusias mengikuti jalannya diskusi panel interaktif ini. Keikutsertaan aktif sivitas akademika dalam forum global ini tidak hanya memperluas wawasan perihal komunikasi antarbudaya dan kewarganegaraan global, tetapi juga memperkuat jejaring internasional menuju universitas yang unggul dan inklusif. Rangkaian forum ditutup dengan pembacaan Deklarasi Perdamaian oleh perwakilan HWPL dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif perdamaian dunia.