Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Telusuri Jejak Kedatuan Luwu, Mahasiswa SPI UIN Alauddin Kunjungi Museum Batara Guru dan Istana Langkanae

Telusuri Jejak Kedatuan Luwu, Mahasiswa SPI UIN Alauddin Kunjungi Museum Batara Guru dan Istana Langkanae

PALOPO — Rangkaian kuliah lapangan terpadu mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) angkatan 2023 Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar mencapai destinasi akhirnya di Kota Palopo pada Kamis (2/7/2026). Dalam lawatan akademik ini, mahasiswa meninjau langsung pusat peradaban bersejarah di tana Luwu melalui kunjungan ke Museum Batara Guru dan Istana Langkanae guna mengimplementasikan kajian Mata Kuliah Arkeologi, Kepariwisataan, dan Sejarah Kebudayaan Sulawesi Selatan.

Eksplorasi situs sejarah ini dibimbing langsung oleh tim dosen pengampu, yakni Nur Ahsan Syakur, S.Ag., M.Si. (Arkeologi) serta Dra. Rahmawati, M.A., Ph.D. dan Dr. Riswandi, S.Hum., M.Hum. (Kepariwisataan dan Sejarah Kebudayaan Sulsel), didampingi St. Maisyah Nur Ali, S.Hum., M.Hum. Kehadiran para dosen memastikan proses observasi lapangan berjalan sesuai kaidah metode penelitian sejarah dan arkeologi yang objektif.

Di Museum Batara Guru, mahasiswa mengkaji ragam koleksi artefak primer seperti naskah kuno, senjata tradisional, dan atribut kerajaan untuk membedah dinamika sosial-politik serta lintasan sejarah Kedatuan Luwu sebagai salah satu kerajaan tertua di Sulawesi Selatan. Observasi dilanjutkan ke Istana Langkanae, di mana mahasiswa mengamati struktur arsitektur rumah adat, tata ruang istana, silsilah para datu, hingga rekam jejak historis masuk dan berkembangnya ajaran Islam di wilayah Luwu.

Melalui pendekatan multidisipliner, mahasiswa menelaah fungsi museum dan istana dari tiga sudut pandang sekaligus: sebagai sumber material arkeologis untuk merekonstruksi masa lampau, pusat pewarisan nilai-nilai sosiokultural Kedatuan Luwu, serta destinasi potensial heritage tourism yang memerlukan tata kelola profesional agar aspek edukasi dan konservasi warisan budaya tetap terjaga dengan baik.

Kunjungan ke Kota Palopo ini sekaligus menutup rangkaian program kuliah lapangan terpadu Prodi SPI UIN Alauddin Makassar yang berlangsung sejak 29 Juni hingga 2 Juli 2026. Melalui model pembelajaran berbasis pengalaman empiris (experiential learning) ini, mahasiswa dilatih mengasah ketajaman analisis riset lapangan sekaligus menumbuhkan komitmen moral dalam merawat dan mempromosikan kekayaan peradaban Nusantara.