Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
[email protected] Portal Akademik Masuk
  1. Beranda
  2. Berita
  3. Detail Berita
Telusuri Jejak Islam di Sidrap, Mahasiswa SPI UIN Alauddin Kunjungi Cagar Budaya Masjid Tua Jerra’e Allakuang

Telusuri Jejak Islam di Sidrap, Mahasiswa SPI UIN Alauddin Kunjungi Cagar Budaya Masjid Tua Jerra’e Allakuang

SIDRAP — Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) angkatan 2023 Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar melaksanakan kunjungan studi lapangan ke Cagar Budaya Masjid Tua Jerra’e Allakuang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), pada Senin (29/6/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kuliah lapangan terpadu periode 29 Juni hingga 2 Juli 2026 yang mengintegrasikan mata kuliah Arkeologi, Kepariwisataan, dan Sejarah Kebudayaan Sulawesi Selatan.

Kegiatan observasi akademik ini dibimbing langsung oleh tim dosen pengampu, yakni Nur Ahsan Syakur, S.Ag., M.Si. (Arkeologi), Dra. Rahmawati, M.A., Ph.D., dan Dr. Riswandi, S.Hum., M.Hum. (Kepariwisataan serta Sejarah Kebudayaan Sulawesi Selatan), dengan didampingi St. Maisyah Nur Ali, S.Hum., M.Hum. serta Ahmad Habib Akramullah, S.Hum., M.Hum. Tim dosen mendampingi mahasiswa dalam membedah nilai historis masjid yang menjadi saksi kunci syiar Islam awal di wilayah Sidrap.

Dalam tinjauan arkeologis dan kultural, mahasiswa mengamati secara detail tata ruang, material kuno, serta karakteristik arsitektur tradisional masjid yang masih lestari. Pengamatan ini bertujuan melatih kepekaan mahasiswa dalam memposisikan peninggalan material sebagai sumber primer sejarah, sekaligus memahami peran historis masjid pada masa kerajaan yang berfungsi ganda sebagai pusat ibadah, transmisi keilmuan, musyawarah adat, dan simpul sosial masyarakat Bugis.

Dari perspektif kepariwisataan, situs Masjid Tua Jerra’e Allakuang dianalisis sebagai destinasi wisata religi dan sejarah yang potensial dikembangkan lewat konsep heritage tourism. Mahasiswa mengidentifikasi daya tarik, tingkat aksesibilitas, tantangan konservasi fisik, hingga strategi promosi pariwisata berkelanjutan agar pelestarian situs cagar budaya mampu memberikan dampak edukatif dan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kuliah lapangan ini menegaskan komitmen Prodi SPI UIN Alauddin Makassar dalam menerapkan pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori akademik dengan bukti autentik di lapangan. Melalui pengkajian langsung situs cagar budaya ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengasah keterampilan analisis riset sejarah, tetapi juga menumbuhkan tanggung jawab moral dalam merawat serta melestarikan warisan peradaban Islam Nusantara.