GPM SPI Gelar Kegiatan Penyusunan Instrumen Monev Akademik dan Nonakademik

  • 03 Februari 2026
  • 12:13 WITA
  • Administrator
  • Berita

Gowa — Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar menggelar kegiatan rutin berupa penyusunan instrumen monitoring dan evaluasi (monev) akademik dan nonakademik. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang KPM/GPM Lantai 1 FAH dan dihadiri oleh pengurus Komite Penjaminan Mutu (KPM) FAH serta perwakilan GPM dari berbagai program studi di lingkungan fakultas.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua KPM FAH Dr. Syamhari, M. Pd, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penyusunan instrumen monev sebagai bagian dari penguatan budaya mutu di tingkat program studi. Ia menyampaikan bahwa instrumen yang terstruktur dan terstandar akan memudahkan proses evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan akademik maupun layanan nonakademik.

Pelaksanaan kegiatan ini dikoordinasikan oleh GPM Prodi SPI sebagai panitia pelaksana, dengan peserta berasal dari masing-masing GPM program studi. Forum ini menjadi ruang kolaboratif untuk merumuskan format, indikator, serta mekanisme penilaian yang relevan dengan kebutuhan mutu setiap prodi, baik pada aspek pembelajaran, administrasi akademik, layanan mahasiswa, hingga tata kelola nonakademik.

Instrumen yang disusun dirancang untuk menjadi perangkat resmi dalam proses penjaminan mutu internal program studi. Melalui instrumen tersebut, setiap prodi diharapkan mampu melakukan monitoring dan evaluasi secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan, sehingga perbaikan mutu dapat dilakukan berbasis data dan temuan lapangan.

Melalui kegiatan ini, GPM SPI berharap seluruh program studi di lingkungan FAH nantinya memiliki instrumen monev akademik dan nonakademik yang baku, sehingga proses penjaminan mutu tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjadi budaya kerja yang melekat dalam pengelolaan pendidikan tinggi.