Toraja - Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar terus memperkuat pembelajaran kontekstual berbasis kebutuhan industri. Sebanyak 88 mahasiswa angkatan 2023 mengikuti study tour akademik ke Kabupaten Tana Toraja selama tiga hari, 18–20 Januari 2026, sebagai implementasi mata kuliah English for Tourism. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada mahasiswa mengenai pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal, sekaligus melatih kemampuan komunikasi bahasa Inggris dalam konteks industri pariwisata.
Melalui
kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep English for Tourism
secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung di lapangan.
Pendekatan pembelajaran kontekstual ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman
mahasiswa terhadap dunia pariwisata yang sesungguhnya.
Salah
satu dosen pengampu mata kuliah, Syahruni Junaid, S.S., M.Pd., menegaskan bahwa
kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang adaptif dan
siap bersaing di dunia kerja. “Kegiatan ini membuka wawasan mahasiswa tentang
realitas industri pariwisata. Mahasiswa dapat melihat langsung praktik
pariwisata serta menggunakan istilah dan komunikasi English for Tourism dalam
situasi nyata,” ujarnya.
Selama
kegiatan, mahasiswa mengunjungi sejumlah destinasi wisata budaya dan religi di
Tana Toraja, di antaranya Desa Sa’dan Tobarana, Kete Kesu, Londa, dan Buntu
Burake. Di Desa Sa’dan Tobarana, mahasiswa melaksanakan pengabdian masyarakat
melalui pementasan serta interaksi budaya bersama warga setempat. Sementara
itu, di Kete Kesu dan Londa, mahasiswa mempelajari sejarah, adat istiadat,
serta narasi budaya Toraja sebagai daya tarik wisata.
“Saya
selaku Ketua Panitia melihat bahwa Tourism 2026 di Toraja bukan hanya tentang
berkunjung, tetapi tentang belajar memahami budaya. Dari kegiatan ini, kami
belajar bagaimana masyarakat Toraja menjaga adat istiadat, menghormati leluhur,
dan hidup selaras dengan alam. Nilai-nilai tersebut menjadi pelajaran penting
bagi kami semua agar dapat berwisata dengan rasa hormat dan tanggung jawab,”
ungkapnya.
Di
destinasi terakhir, Buntu Burake, mahasiswa menikmati panorama alam Tana Toraja
sekaligus mempelajari potensi wisata religi sebagai bagian dari pengembangan
pariwisata berkelanjutan.
Melalui
kegiatan ini, Prodi Bahasa dan Sastra Inggris UIN Alauddin Makassar menegaskan
komitmennya dalam menyelenggarakan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan
industri, berorientasi global, serta tetap berpijak pada nilai-nilai budaya
lokal. Selain meningkatkan kompetensi akademik, kegiatan ini juga melatih soft
skills mahasiswa, seperti komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan
sensitivitas budaya.

