Gowa — Dalam upaya menjamin mutu pendidikan dan merespons dinamika regulasi perguruan tinggi, Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar turut ambil bagian dalam kegiatan konsolidasi strategis terkait perpindahan sistem akreditasi. Kegiatan bertajuk “Konsolidasi Persiapan Penerapan Akreditasi Ilmu-Ilmu Adab dari BAN-PT ke Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM)” ini dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, bertempat di Ruang Senat Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi civitas akademika FAH untuk memahami arah dan peta jalan baru sistem akreditasi program studi yang kini beralih dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) ke Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM), khususnya dalam rumpun ilmu-ilmu adab.
Hadir membuka kegiatan, Wakil Dekan II Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, Dr. Irvan Muliadi, S.Ag., S.S., M.A., yang menegaskan pentingnya kesiapan institusi dalam menghadapi perubahan kebijakan akreditasi. Menurutnya, konsolidasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh program studi, termasuk Ilmu Perpustakaan, mampu menyesuaikan diri dengan standar mutu yang ditetapkan oleh LAM.
Dari unsur jurusan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan, Touku Umar, S.Hum., M.IP., didampingi Sekretaris Jurusan, Dr. Saenal Abidin, S.I.P., M.Hum., serta para dosen Ilmu Perpustakaan yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Sebagai narasumber utama, hadir Prof. Dr. Nurdin Laugu, S.Ag., S.S., M.A., Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang didampingi oleh tim. Dalam pemaparannya, Prof. Nurdin Laugu membagikan pengalaman dan praktik baik (best practices) UIN Sunan Kalijaga dalam mengelola proses akreditasi di bawah LAM.
Ia menekankan bahwa perpindahan akreditasi ke LAM bukan sekadar perubahan administratif, melainkan bagian dari upaya pendalaman dan spesialisasi mutu sesuai dengan karakteristik dan kekhasan rumpun keilmuan. Diskusi berlangsung dinamis dengan fokus pada strategi penyusunan instrumen akreditasi, pemenuhan indikator kinerja, serta penguatan budaya mutu di tingkat program studi.
Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan, Touku Umar, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai sesi berbagi bersama UIN Sunan Kalijaga memberikan wawasan baru sekaligus langkah-langkah taktis yang dapat diterapkan dalam persiapan akreditasi jurusan ke depan.
“Kegiatan ini sangat krusial bagi kami di Jurusan Ilmu Perpustakaan. Sinergi dengan UIN Sunan Kalijaga membuka perspektif baru tentang bagaimana beradaptasi secara cepat dan tepat terhadap standar LAM, demi mempertahankan dan meningkatkan predikat unggul jurusan,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 15.00 WITA ini ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen bersama untuk terus memperkuat jejaring kerja sama antar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), khususnya dalam bidang penjaminan mutu dan pengembangan akademik berkelanjutan.

