Gowa– Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UIN Alauddin Makassar sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk "Kesantunan Berbahasa dalam Al-Qur'an: Pendekatan Ilmu Balaghah" pada Rabu, 26 Februari 2026. Acara ini berlangsung di Ruang Senat Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) dan dihadiri oleh Wakil Dekan III, Dr. Nurkhalis A. Ghaffar, M.Hum., para guru besar, dosen senior, serta mahasiswa sarjana dan pascasarjana.
Seminar
ini menghadirkan dua pemateri utama. Pemateri pertama, Dr. H. Mohamad Harjum,
M.Ag., dosen senior Jurusan BSA UIN Alauddin Makassar, memaparkan pentingnya
pemahaman ilmu balaghah dalam Al-Qur’an sebagai dasar kesantunan berbahasa. Ia
menjelaskan bagaimana pendekatan ilmiah dalam balaghah dapat meningkatkan
kualitas komunikasi serta memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur'an
yang berkaitan dengan etika dan adab dalam berbahasa.
Sementara
itu, pemateri kedua, Dr. Berti Arsyad, M.Hum., Ketua Program Studi Sastra Arab
Universitas Muhammadiyah Gorontalo, membahas aplikasi prinsip-prinsip balaghah
dalam penyusunan teks keagamaan. Ia menyoroti bagaimana kesantunan berbahasa
dalam Al-Qur’an dapat menjadi pedoman bagi komunikasi yang lebih efektif dan
beradab dalam kehidupan sehari-hari.
Seminar
ini dipandu oleh Ketua Jurusan BSA UIN Alauddin Makassar, yang mengarahkan
jalannya diskusi serta sesi tanya jawab yang interaktif. Antusiasme peserta
terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, menandakan minat yang tinggi
terhadap kajian balaghah dalam perspektif akademik dan keislaman.
Acara
ini tidak hanya menjadi ajang diskusi ilmiah, tetapi juga mendorong kolaborasi
akademik antara institusi pendidikan tinggi dalam bidang keilmuan Bahasa Arab.
Diharapkan, seminar ini dapat memperkaya wawasan akademik dan mendukung
pengembangan pendidikan Islam yang lebih berkualitas serta berdaya saing tinggi
di era modern.